komitmen

sebagian dari kita mungkin ada yg mencintai seseorang karena keadaan sesaat. Karena dia baik,pintar, atau mungkin karena kaya. Tidak pernah terpikir apa jadinya kalau dia mendadak jahat, tidak sepintar dulu, atau mendadak miskin.

will you still love them, then?

thats why you need commitment

dont love some one because of what/how/who they are

from now on, start loving someone

because you want it

Yap, setelah uas ro sabtu kemarin. Seperti permintaan gw bwt bawain buku novel , yg bagus, akhirnya dipinjemin jg 😀 (karena w males beli buku karena cepet tamat dalam 2 jam, sebenernya sih ga ada duit lebih tepatnya , maklum ‘mahasiswa’). Judulnya dari Ninit Yunita- TestPack

cman 2 jam aja novel ini udah selesai w baca. asli buku ini memang recommended buaaaanget nih buat dibaca.

banyak kalimat” yg bikin meleh hati, misalnya pada saat pasangan ini  tata-rahmat flashback ke masa kuliah mereka .

rahmat : “saya sayang kamu ta, saya ingin kamu jadi dunia saya, kamu mau kan ??”

4 (hari )berikutnya dijawab tata : “Bagi dunia kamu adalah seseorang.Tapi bagi saya kamu adalah dunia yang selama ini saya cari”

wuzzzzz so sweet 😀 .. cerita ini menceritakan pasangan yg sudah 7 tahun tidak diberikan anak, mereka melakukan tes siapa yg mandul( bahasa medisnya invertil), dan ternyata sang suami yg infertil. So, kebahagian pasangan yang sudah menikah adalah ingin segera memiliki anak. Untuk apa semuanya punya mobil,harta melimpah, rumah mewah,jabatan tinggi tapi tidak dikaruniai anak.

Ini memberikan gambaran apakah lw masih tetap ‘Setia’ apabila hal yg gak lw mw terjadi ?? ,

– lw cinta karena dia cantik , masihkan cinta , klo bsok cwe lw tabrakan lalu dia pincang?

– lw cinta karena dia pintar , masihkan cinta, klo bsok cwe lw selingkuh dengan cwo lain?

– lw cinta karena dia baik , masihkan cinta, klo bsok cwe lw , berubah 180 derajat, beda sama yg dulu?

ini masalah komitmen, jadi inget banyak di twitter , jg bilang klo pas lagi pacaran lw baiknya setengah mati, semua yang ada terlihat indah, janji janji disebutin satu-satu. Lalu setelah menikah kadang janji-janji itu dilupakan bahkan hilang. Gw jadi inget terkait komitmen, cerita ini cerita cerita ortu temen w. ya temen w ini bisa dibilang cantik dan pinter. tapi akhir akhir ini w tau kalo ternyata 2 tahun terakhir orang tuanya bercerai. Pertanyaan yg muncul dalam benak gw, kenapa bisa ,WHY ? padahal mereka udah punya 2 anak yg cantik,pinter-pinter. menurut w sayang aja berpisah karena gak baik buat temen w sendiri. gmn klo nanti dia married dan walinya bokapnya yg udah pisah rumah? lalu foto bareng dengan suasana berbeda.

Oke mungkin gw ga bisa menggurui karena w sendiri belum mengalami hal semacam itu. tapi menurut w semua balik ke masing-masing individu, sebetulnya perceraian itu bisa dicegah. caranya gimana??

menurut w coba deh, sekesel-keselnya pada pasangan. coba inget-inget saat waktu masih muda, cerita cinta ‘penembakan’, moment moment indah bersama. Klo saling flashback mungkin kita berubah pikiran ternyata dulu kita adalah manusia yg paling beruntung bisa mendapatkan seseorang tersebut. udah rela memilih target, ngabisin waktu mikirin cara cari perhatiaannya, teringat terus aura cantiknya dimana-mana,trus pesan-pesan gombalnya. ya bisa dianggap waktu kita tersita sama bidadari yang satu ini. lalu setelah ada masalah moment-moment itu hilang aja gitu?? hilang karena amarah, logika.

ini pelajaran ketika kita membuat suatu hubungan ‘resmi’ dimana lw memilih seseorang dan masuk ke dalam dunianya. apapun yg terjadi kita memang ingin hidup bersama karena memang dia yg bisa mengisi kekosongan dan membuat hari lebih bahagia. Kita saling mensupport satu sama lain dalam karier. Makanya kesadaran itu ga cman di satu sisi tapi keduanya harus jg memahami hal ini.

Dan ini jg yg menjadikan alasan w belum ‘nembak’ cwe. karena menurut w. klo lw nembak cwe, lw  secara ga langsung buat komitment bahwa lw mw menghabiskan sisa umur untuk dia. apapun itu komitmen harus setia. membawa anak orang  ke dunia lw, membawa masa depan mereka bersama lw.

Gw harap nanti bisa menemukan separuh tulang rusuk yg hilang ini dan bisa berkomitmen satu-sama lain, saling support, saling memotivasi, selalu membuat tertawa dan senyum, dan jika ada masalah selalu terbuka dan mau berubah.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s